Malang, 9 September 2026 — Rangkaian Pengenalan Lingkungan Akademik dan Tata Krama Mahasiswa Baru (PELITA MABA) IAI Sunan Kalijogo Malang Tahun Akademik 2026/2027 resmi ditutup. Penutupan menjadi momen penting setelah mahasiswa baru mengikuti rangkaian kegiatan pengenalan kampus, pembekalan akademik, pengenalan tata krama, hingga kegiatan yang membangun kebersamaan dan kekompakan antarpeserta.
Kegiatan penutupan berlangsung di lingkungan IAI Sunan Kalijogo Malang dan diikuti mahasiswa baru dengan suasana tertib dan penuh antusiasme. Dalam kesempatan tersebut, mahasiswa tidak hanya diajak menyelesaikan rangkaian kegiatan PELITA MABA, tetapi juga kembali diingatkan bahwa setelah seluruh agenda pengenalan berakhir, mereka akan mulai menjalani kehidupan sebagai mahasiswa secara penuh.
Arahan Rektor: Menjadi Mahasiswa Berarti Siap Bertumbuh
Dalam kegiatan penutupan, Rektor IAI Sunan Kalijogo Malang, H. Mohammad Yusuf Wijaya, Lc., MM., Ph.D., hadir dan memberikan arahan kepada mahasiswa baru. Di hadapan para peserta, Rektor memberikan penguatan sebagai bekal awal sebelum mahasiswa benar-benar memasuki kehidupan perkuliahan.

Rektor IAI Sunan Kalijogo Malang, H. Mohammad Yusuf Wijaya, Lc., MM., Ph.D., menyampaikan arahan kepada mahasiswa baru dalam rangkaian penutupan PELITA MABA 2026. Pesan dan penguatan dari Rektor menjadi bagian penting sebelum mahasiswa memulai aktivitas perkuliahan. Melalui arahan tersebut, mahasiswa baru diingatkan untuk menjalani kehidupan kampus dengan penuh tanggung jawab, menjaga etika, serta bersungguh-sungguh dalam menempuh pendidikan.
Arahan tersebut menjadi bagian penting dari penutupan PELITA MABA karena mahasiswa mulai memasuki tahap baru dalam perjalanan pendidikannya. Setelah mengenal lingkungan kampus dan mengikuti berbagai pembekalan, mahasiswa diharapkan mampu menerapkan apa yang telah diperoleh selama kegiatan dalam kehidupan sehari-hari di kampus.
Menjadi mahasiswa bukan hanya soal hadir di kelas dan menyelesaikan tugas. Ada tanggung jawab untuk menjaga sikap, menghormati dosen dan sesama mahasiswa, mengikuti aturan akademik, serta terus mengembangkan kemampuan diri. Pesan tersebut menjadi pengingat bagi mahasiswa baru bahwa proses pendidikan di perguruan tinggi membutuhkan kesungguhan sekaligus kemauan untuk terus belajar.
Penyematan Jas Almamater, Penanda Resmi Menjadi Bagian dari Kampus
Salah satu momen yang menjadi perhatian dalam rangkaian kegiatan adalah prosesi penyematan jas almamater kepada mahasiswa baru. Prosesi ini menjadi simbol bahwa para peserta telah diterima dan secara resmi menjadi bagian dari keluarga besar IAI Sunan Kalijogo Malang.

Prosesi penyematan jas almamater menjadi salah satu momen penting dalam rangkaian PELITA MABA 2026. Mahasiswa baru tampil dengan atribut yang menandai identitas mereka sebagai bagian dari IAI Sunan Kalijogo Malang, sementara prosesi penyematan dilakukan sebagai simbol penerimaan dan pengukuhan mahasiswa baru sebagai bagian dari keluarga besar kampus. Momen ini membawa makna tersendiri karena sejak saat itu para mahasiswa mulai memikul tanggung jawab untuk menjaga nama baik almamater.
Bagi mahasiswa baru, penyematan jas almamater bukan sekadar kegiatan seremonial. Ada rasa bangga sekaligus tanggung jawab yang melekat setelah mengenakan identitas almamater. Jas tersebut menjadi pengingat bahwa setiap mahasiswa membawa nama kampus dalam setiap aktivitasnya, baik ketika berada di lingkungan akademik maupun ketika berinteraksi di luar kampus.
Prosesi tersebut juga menjadi salah satu momen yang membuat perjalanan PELITA MABA terasa lebih bermakna. Mahasiswa yang sebelumnya datang sebagai peserta kegiatan kini resmi memulai perannya sebagai mahasiswa IAI Sunan Kalijogo Malang.
Dari PELITA MABA Menuju Kehidupan Perkuliahan
Dengan berakhirnya PELITA MABA 2026, mahasiswa baru kini bersiap memasuki kehidupan perkuliahan. Mereka telah melewati tahap awal untuk mengenal lingkungan kampus, memahami tata krama akademik, bertemu dengan teman-teman baru, dan merasakan berbagai aktivitas bersama.
Pengalaman tersebut diharapkan menjadi bekal untuk menjalani hari-hari berikutnya sebagai mahasiswa. Akan ada perkuliahan, tugas, diskusi, organisasi, kegiatan kemahasiswaan, serta berbagai pengalaman lain yang akan membentuk perjalanan masing-masing mahasiswa. Dari sinilah proses belajar yang sebenarnya dimulai.
IAI Sunan Kalijogo Malang berharap seluruh mahasiswa baru dapat mengikuti proses pendidikan dengan sungguh-sungguh, menjaga nama baik almamater, menghargai sesama, dan aktif mengembangkan potensi yang dimiliki. Semangat kebersamaan yang tumbuh selama PELITA MABA diharapkan tetap terjaga selama mereka menjalani masa studi.

Suasana Penutupan PELITA MABA 2026
Mahasiswa baru mengikuti rangkaian kegiatan penutupan PELITA MABA 2026 di hadapan jajaran pimpinan dan pemateri. Dari sisi peserta terlihat suasana kegiatan yang tertib dan penuh perhatian. Momen ini menjadi gambaran kebersamaan mahasiswa baru sekaligus penanda bahwa rangkaian pengenalan lingkungan dan tata krama akademik telah sampai pada tahap akhir.
Rangkaian kegiatan juga ditutup dengan doa bersama yang diikuti mahasiswa baru dengan khidmat. Momen tersebut menjadi ruang untuk memanjatkan doa dan harapan agar seluruh proses pendidikan yang akan dijalani dapat berlangsung dengan lancar serta memberikan manfaat bagi mahasiswa, keluarga, dan almamater.

PELITA MABA BERAKHIR, PERJALANAN MAHASISWA DIMULAI
Penutupan PELITA MABA 2026 menjadi akhir dari rangkaian penyambutan, tetapi sekaligus menjadi awal dari perjalanan panjang mahasiswa baru IAI Sunan Kalijogo Malang. Setelah mengenal kampus, menerima pembekalan, membangun kebersamaan, dan mengikuti prosesi penyematan jas almamater, kini saatnya mahasiswa melanjutkan langkah melalui proses perkuliahan.
Semoga pengalaman selama PELITA MABA menjadi kenangan baik sekaligus bekal yang terus dibawa dalam perjalanan akademik. Selamat datang di keluarga besar IAI Sunan Kalijogo Malang. Selamat belajar, bertumbuh, berkarya, dan memberikan manfaat.
