Calon mahasiswa baru IAI SKJ Malang wajib hadir di Ruang auditorium


IAI SKJ Malang – Mari Bergabung dengan KAMI, Kampus Berbasis Pesantren yang sekaligus Murah Meriah, Tapi Gak Murahan.

Institut Agama Islam Sunan Kalijogo Malang (IAI SKJ ) masih membuka kesempatan pendaftaran mahasiswa baru sampai Agustus 2019.

Mahasiswa baru yang tidak lolos mendaftar melalui SNMPTN, SBMPTN dan Program Kemitraan dan Mandiri (PKM) masih punya kesempatan untuk menjadi mahasiswa di IAI SKJ.


Sesuai dengan kalender Akademik bahwasanya bagi calon mahasiswa baru IAI SKJ MALANG Untuk hadir pada hari Kamis, 25 Juli 2019 pada pukul 14.00 WIB di Ruang auditorium guna untuk sosialisasi PELITA MABA ( Pengenalan Lingkungan Akademik dan Tata Krama Mahasiswa Baru), kegiatan Perkuliahan Semester Genap.


Yang sudah mengembalikan formulir…
Yang belum mengembalikan formulir…
Yang belum ambil formulir…
Dan semua yg masih ada niatan

untuk kuliah…
Besok boleh hadir….

formulir bisa hadir,

  • NB: UNTUK Pakaian Calon Mahasiswa Baru
  • Cowok: Bersepatu, Memakai Kaos POLO/Kemeja Lengan Pendek/Panjang, Celana Panjang
  • Cewek: Bersepatu, Berkerudung, Rok Panjang, Baju sopan
IAI SKJ Malang Gandeng Banom NU di Kecamatan Jabung Untuk Penerimaan Mahasiswa Baru


IAI SKJ Malang – Institut Agama Islam Sunan Kalijogo Malang (IAI SKJ ) masih membuka kesempatan pendaftaran mahasiswa baru sampai Agustus 2019.

Mahasiswa baru yang tidak lolos mendaftar melalui SNMPTN, SBMPTN dan Program Kemitraan dan Mandiri (PKM) masih punya kesempatan untuk menjadi mahasiswa di IAI SKJ.


IAI SKJ Malang ini merupakan Perguruan tinggi yang berbasis pondok pesantren. upaya untuk mengenalkan IAI SKJ Malang salah satunya dengan cara bersinergi dengan Banom NU yang ada di Kecamatan Jabung.

Tujuan dari Bersinergi ini adalah untuk mencari mahasiswa baru di daerah ranting NU dan mengajak bergabung ke IAI SKJ Malang, untuk menyiapkan jamaah NU yang lebih andal.
kerja sama ini dapat diisi dengan kegiatan nyata yang nantinya memberi manfaat kepada masyarakat Indonesia secara umum, dan kader/jamaah NU secara khusus.

“Masalah dan tantangan Indonesia belakangan ini banyak sekali. Jika kita guyub rukun dan saling membantu, pasti Allah SWT akan memberian jalan keluarnya. Oleh karenanya, mari kita jaga kerukunan dan ukhuwah di antara masyarakat Indonesia untuk kebahagiaan bersama,” Ucap salah satu Ketua Ranting.