WORKSHOP PENGUATAN SDM DOSEN DAN KETENAGAKERJAAN

Workshop pada hari Sabtu 16 November 2019 (13.30 wib) di ruangan Auditorium Institut Agama Islam Sunan Kalijogo Malang. Dibuka oleh Rektor Institut Agama Islam Sunan Kalijogo Malang Dr. Mohammad Yusuf Wijaya, Lc., M.M yang dikenal dengan Gus Yus. Workshop pada hari ini dihadiri oleh Upik Khoirul Abidin, M.Pd.I dan Susmiati, S.H., M.M yang merupakan perwakilan dari Kopertais VI Surabaya.

Kegiatan ini bertujuan agar para dosen mampu menjadi dosen yang produktif dan unggul yang sesuai dengan kriteria yang ada di tingkat kopertais IV. Sehingga Dosen SDM yang dimiliki IAI Sunan Kalijogo Malang ini menjadi SDM yang unggul untuk perguruan tinggi yang berkelanjutan.

Gus Yus juga menyampaikan bahwa “para dosen secara pribadi akan mempengaruhi kualitas mahasiswa sebagai generasi penerus”. Beliau berharap agar seluruh dosen berperan aktif dalam kegiatan workshop ini sehingga mendapatkan ilmu yang sebanyak-banyaknya.

Upik Khoirul Abidin, M.Pd.I menyampaiakan materi tentang prosedur umum dosen tetap non PNS. Beliau menyampaikan bagaimana alur yang dilakukan dan persiapan untuk mendapatkan tunjangan profesi dosen. Sedangkan Susmiati, S.H., M.M menyampaikan teknis pengisian Jafung mulai dari aturan angka kredit, persentase, dan apa saja yang dibutukan sebagai syarat Jafung.

Author : Diah Retno Ningsih, M.Pd

UPAYA TINGKATKAN PENGELOLA JURNAL ILMIAH MELALUI OJS (OPEN JOURNAL SYSTEM) DI INSTITUT AGAMA ISLAM SUNAN KALIJOGO MALANG

Dr. Amang Fathurrahman, M.PdI dari Sekretaris Forum Komunikasi Dosen Peneliti  dan Muh. Barid Nizarudin Wajdi, M.Pd.I dari tim ahli pengelolaan Open Journal System yang menjadi narasumber dalam FGD yang diikuti dosen-dosen dari Fakultas Tarbiyah dan Keguruan Islam, Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam, dan Fakultas Dakwah dan Komunikasi Islam Institut Agama Islam Sunan Kalijogo Malang (12 November 2019).

FGD ini bertujuan agar meningkatkan kemampuan dan memberikan semangat kepada para dosen untuk menulis dan mempublikasikan karyanya. Sehingga dapat dimanfaatkan hasil karya yang telah dibuat. Dikesempatan kali ini perwakilan setiap program studi diajarkan cara untuk mengelola jurnal program studi sendiri sehingga tidak menunggu untuk proses publikasi.

Para dosen juga diajarkan cara mengelola jurnal sehingga di sitasi oleh banyak orang sehingga tidak hanya diri sendiri yang memanfaatkan jurnal yang telah dibuat.

Menurut Muh. Barid Nizarudin Wajdi, M.Pd.I bahwa setiap dosen hendaknya memiliki banyak karya yang bermanfaat bagi dirinya sendiri dan juga institut, agar semakin maju keduanya.

“Peningkatan data statistik dari hasil karya ilmiah yang dilakukan (publish) juga akan meningkatkan statistik dari Institut” Lanjutnya.

“Artinya tidak hanya karyanya saja yang banyak tapi sitasi karnyanya juga harus banyak, percuma apabila memiliki 100 jurnal tapi yang sitasi hanya 3, lebih baik memiliki 3 jurnal dengan 100 sitasi” Tegasnya.

Menurit Dr. Amang Fathurrahman, M.PdI penerbitan artikel yang telah ditulis oleh dosen agar dapat dipublikasikan pada jurnal-jurnal diluar Institusi yang terindeks atau bahkan jurnal internasional terindeks karena hal ini sebagai upaya dan juga strategis bagi peningkatan akreditasi sesuai ketentuan pada Standar Nasional Perguruan Tinggi.

Author : Diah Retno Ningsih, M.Pd