Mendukung Pembelajaran Online, IAI Sunan Kalijogo Malang selenggarakan Workshop Penyusunan Buku Ajar Elektronik (e-lecture note)

Strategi peningkatan kualitas mutu pembelajaran di IAI Sunan Kalijogo Malang terus dikembangkan. Salah satunya melalui Workshop Penyusunan Buku Ajar yang diselenggarakan pada tanggal 2 Juli 2020.
Kegiatan yang dipandu oleh fasilitator Dr. Amang Fathurohman, M.PdI ini memberikan langkah step by step bagaimana menyusun buku ajar elektronik. Kegiatan ini dimaksudkan untuk mendukung bahan bacaan mahasiswa dalam penyelenggaraan perkuliahan online, sehingga mahasiswa dapat belajar sesuai dengan target dan capaian kompetensi yang telah ditetapkan oleh kampus.
Kegiatan tersebut diikuti oleh para dosen secara serius, mulai dari materi sampai praktek penyusunan Ajar Elektronik. “Berkat kerja keras para dosen, Alhamdulillah hari ini para dosen berhasil membuat buku ajar elektronik. Para dosen yang hari ini tidak bisa hadir di kampus, mereka juga tetap mengikuti kegiatan tersebut via Zoom, sehingga workshop penyusunan buku ajar elektronik ini tetap bisa diakses dimanapun mereka berada” ungkap Amang Fathurrohman.

Silaturrahmi, Rapat perdana dalam Rangka Menjaga kekompakan dan kebersamaan antar seluruh jajaran para pimpinan dan para dosen

Koordinasi persiapan Akreditasi

Hari/Tanggal     : Rabu, 3 Juni 2020

Waktu              : Pukul 08.00- Selesai

Tempat : Kantor Rektorat ( Meeting Room ) IAI Sunan Kalijogo Malang

Peserta Rapat  :

  • Rektor
  • Para Wakil Rektor
  • Para Dekan
  • Para Kaprodi
  • Jajaran Pimpinan

Hasil Rapat    :

Oleh Rektor IAI Sunan Kalijogo: H. Mohammad Yusuf Wijaya, Lc, MM, Ph.D

  1. Penyambutan dosen baru, yang merupakan praktisi di dunia ekonomi dan bisnis
  2. Pembelajaran Online
  3. Opening pembelajaran jelang tahun ajaran baru
  4. Penerimaan mahasiswa baru
  5. Motivasi: Kampus baru adalah tantangan baru untuk membuahkan sebuah aksi. Maka tantangan yang ada di kampus ini menjadi suatu motivasi untuk melakukan kegiatan yang lebih aktif lagi dengan niat ibadah. Dibarengi dengan semangat keikhlasan. Dengan keikhlasan yang sulit menjadi mudah, yang resah menjadi bahagia.
  6. Pesan: Menjaga kekompakan dan kebersamaan antar seluruh jajaran para pimpinan dan para dosen.
  7. Jargon: Kampus Pengabdian harapannya seluruh elemen kampus memiliki jiwa pengabdian yang membawa kemanfaatan untuk pribadi dan sekitarnya. Dengan harapan mendapatkan ridhoNya di dunia dan akhirat.

Penanggung Jawab: Rektor

Koordinator tim: Bu Endang

Bidang dalam Akreditasi:

  1. Kelembagaan
  2. Pengabdian
  3. Penelitian         
  4. Pengajaran
  5. Kemahasiswaan

Oleh Warek I: Dr. H. M. Sholihun, S.Pd.I, M.M

  1. Pembelajaran Online diarahkan agar mampu untuk menciptakan sebuah media pembelajaran yang nantinya untuk mengisi poin poin dalam Borang.
  2. Inovasi dalam pembelajaran dan penelitian harus dilakukan lebih kreatif untuk menutup kekurangan-kekurangan di komponen lainnya.
  3. Output: Modul, Karya mahasiswa dan perangkat pembelajaran lainnya
  4. Proses: Pembelajaran yang inovatif
  5. UAS berbasis online. Diperkirakan pertengahan Juli. Pemberitahuan menyusul.
  6. Sisa semester Genap ini berbasis online dimasa pandemic maka pembelajaran dioptimalkan dengan Pembelajaran 2 kali, 3-4 Kali Tugas.
  7. Operator untuk mengikuti sosialisasi dalam rangka untuk mengantarkan dosen untuk melaksanakan akreditasi.

Oleh Warek II: Endang Tyasmaning, S.Pd, M.Pd

  1. Hari ini Kaprodi mengerjakan Renstra Prodi dan Dekan beserta tim mengerjakan Renstra Fakultas.
  2. Untuk Modul dan Jurnal adalah bagian kecil dari pengisian Borang. Untuk itu diperlukan keaktifan yang lebih untuk melengkapinya.

Evaluasi: Adanya kesesuaian antara Jurnal, Silabus, RPS dan Modul.

  • Tahun ajaran baru sudah memakai gedung baru.
  • Jumat diliburkan

Oleh Warek III: Dr. Amang Fathurrohman, S.Pd.I, M.Pd.I

  1. Teknik pengisian Borang APS 9

Hijau tagihan dosen

Biru tagihan mahasiswa

  • Diharapkan dalam pebuatan modul, Jurnal maka harus ada kolaborasi antara dosen dan mahasiswa
  • Begitu juga dengan penelitian dan pengabdian mustinya melibatkan mahasiswa.
  • Ringkasnya:

Setiap Dosen wajib membuat:

2 Laporan Penelitian,

2 Laporan Pengabdian

2 Jurnal.

Tips dan triknya silahkan buka contoh Pengembangan Pengajaran berbasis OBE (Output Based Education)