24 September 2026
Dosen IAI Sunan Kalijogo Malang Ikuti Pelatihan Penguatan Kompetensi Penelitian Tahap 1

Dosen IAI Sunan Kalijogo Malang Ikuti Pelatihan Penguatan Kompetensi Penelitian Tahap 1

Meningkatkan Kapasitas Dosen dalam Penyusunan Proposal Penelitian Kompetitif

Surabaya, 23 September 2026

Malang – Dosen Institut Agama Islam Sunan Kalijogo Malang turut mengikuti kegiatan “Penguatan Kompetensi Penelitian Dosen Tahap 1” yang diselenggarakan bagi Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Swasta (PTKIS) di bawah koordinasi Kopertais Wilayah IV Jawa Timur. Kegiatan ini menjadi salah satu ruang pengembangan kompetensi dosen dalam bidang penelitian, khususnya dalam memahami strategi penyusunan proposal penelitian yang kompetitif.

Kegiatan dilaksanakan pada “Rabu, 23 September 2026 bertempat di Greensa Inn & Training Center Hotel, Sidoarjo”. Pelatihan menghadirkan materi yang berkaitan dengan penguatan kemampuan dosen dalam merancang dan menyusun proposal penelitian, termasuk pemahaman terhadap peluang penelitian kompetitif melalui berbagai skema pendanaan.

Keikutsertaan dosen IAI Sunan Kalijogo Malang dalam kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya institusi untuk terus mendorong peningkatan kapasitas akademik dosen. Melalui pelatihan ini, dosen memperoleh tambahan wawasan mengenai penyusunan proposal yang sistematis, pengembangan gagasan penelitian, serta hal-hal yang perlu diperhatikan agar rancangan penelitian dapat disusun secara lebih terarah dan sesuai dengan ketentuan skema yang dituju.

Narasumber menyampaikan materi dalam kegiatan Penguatan Kompetensi Penelitian Dosen Tahap 1 di Greensa Inn & Training Center Hotel, Sidoarjo, Rabu (23/9/2026).

Pada sesi kegiatan, narasumber menyampaikan materi kepada para peserta yang mengikuti pelatihan. Suasana kegiatan berlangsung secara formal dengan peserta mengikuti pemaparan yang diberikan. Di hadapan peserta, narasumber menggunakan laptop dan layar presentasi sebagai media pendukung dalam menjelaskan materi penelitian. Sesi ini menjadi bagian dari rangkaian pembelajaran yang diarahkan untuk memperkuat pemahaman dosen terhadap proses penyusunan proposal penelitian.

Tampilan materi bertajuk “Strategi Penyusunan Proposal Penelitian Kompetitif (Litapdimas, BRIN & MoRA)” dalam kegiatan pelatihan.

Salah satu materi yang diberikan dalam kegiatan mengangkat tema “Strategi Penyusunan Proposal Penelitian Kompetitif (Litapdimas, BRIN & MoRA)”. Materi tersebut disampaikan oleh “Dr. Moh. Mardi, M.Pd.I.” yang tercantum sebagai Reviewer Litapdimas dan MoRA serta penerima Awardee BRIN 2025 dan Awardee MoRA 2026.

Materi tersebut memberikan gambaran kepada peserta mengenai berbagai hal yang perlu diperhatikan dalam menyiapkan proposal penelitian kompetitif. Penyusunan proposal tidak hanya berkaitan dengan menentukan topik penelitian, tetapi juga membutuhkan perumusan masalah yang jelas, tujuan penelitian yang terarah, metode yang sesuai, kebaruan atau kontribusi penelitian, serta luaran yang dapat dipertanggungjawabkan.

Pembahasan mengenai Litapdimas, BRIN, dan MoRA juga menjadi bagian penting dalam kegiatan karena masing-masing skema memiliki karakteristik dan ketentuan yang perlu dipahami oleh calon pengusul. Dengan memahami ketentuan tersebut, dosen dapat menyesuaikan rancangan penelitian dengan fokus dan persyaratan program yang akan dituju.

Selama kegiatan berlangsung, para peserta mengikuti pemaparan materi dan mencermati penjelasan yang diberikan oleh narasumber. Sesi pemaparan menjadi kesempatan bagi dosen untuk memperoleh pemahaman lebih lanjut mengenai penyusunan proposal penelitian, sekaligus mencatat berbagai poin yang dapat diterapkan dalam pengembangan rancangan penelitian di lingkungan perguruan tinggi.

Suasana pelatihan menunjukkan keterlibatan peserta dalam mengikuti rangkaian kegiatan. Melalui proses belajar dan berbagi pengalaman tersebut, dosen diharapkan dapat semakin memahami langkah-langkah penyusunan proposal penelitian yang baik, mulai dari pengembangan gagasan hingga penyusunan proposal sesuai dengan ketentuan program penelitian yang akan diikuti.

Bagi IAI Sunan Kalijogo Malang, keikutsertaan dosen dalam pelatihan ini menjadi salah satu langkah untuk memperkuat budaya penelitian di lingkungan kampus. Pengetahuan dan pengalaman yang diperoleh selama kegiatan diharapkan dapat mendukung dosen dalam mengembangkan ide penelitian, menyusun proposal secara lebih terarah, serta meningkatkan kesiapan untuk mengikuti berbagai kesempatan pendanaan penelitian yang tersedia.

Melalui peningkatan kompetensi tersebut, IAI Sunan Kalijogo Malang terus mendorong dosen untuk aktif dalam kegiatan penelitian dan pengembangan keilmuan. Kegiatan penguatan kompetensi seperti ini diharapkan dapat menjadi bekal bagi dosen dalam menghasilkan penelitian yang relevan, bermanfaat, dan memberikan kontribusi bagi pengembangan ilmu pengetahuan serta masyarakat.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to Home