Jabung, 31 Agustus 2026 — Institut Agama Islam Sunan Kalijogo Malang melaksanakan penarikan mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Tahun 2026 yang telah menyelesaikan rangkaian kegiatan pengabdian kepada masyarakat di Kecamatan Jabung, Kabupaten Malang, Senin (31/8/2026).
Penarikan mahasiswa KKN Tahun 2026 dilaksanakan di Desa Sidorejo dan Desa Slamparejo. Kegiatan tersebut menjadi penanda berakhirnya rangkaian pengabdian mahasiswa di masing-masing lokasi setelah selama pelaksanaan KKN mahasiswa berinteraksi dan berkontribusi secara langsung di tengah masyarakat.
Lima Kelompok KKN Putri di Desa Sidorejo
Di Desa Sidorejo, penarikan diikuti oleh lima kelompok mahasiswa KKN putri. Kegiatan berlangsung dalam suasana penuh kebersamaan antara mahasiswa dan pihak desa yang selama pelaksanaan KKN telah mendukung berbagai kegiatan mahasiswa.
Kebersamaan mahasiswa KKN putri bersama pihak terkait menjadi salah satu bagian dari rangkaian penarikan. Setelah menyelesaikan masa pengabdian, mahasiswa secara resmi mengakhiri kegiatan KKN di Desa Sidorejo dan kembali melanjutkan aktivitas akademiknya di kampus.
Selama berada di Desa Sidorejo, mahasiswa mendapatkan pengalaman berharga melalui keterlibatan secara langsung dengan masyarakat. Interaksi tersebut menjadi bagian dari proses pembelajaran mahasiswa untuk menerapkan ilmu yang diperoleh selama perkuliahan sekaligus memahami kondisi sosial masyarakat secara lebih dekat.

Momen foto bersama menjadi dokumentasi atas kebersamaan yang telah terjalin selama kegiatan KKN. Suasana kekeluargaan yang terlihat dalam kegiatan tersebut menunjukkan kedekatan mahasiswa dengan lingkungan tempat mereka melaksanakan pengabdian.
Tidak hanya berlangsung dalam suasana formal, penarikan mahasiswa KKN putri juga diwarnai momen haru. Perpisahan setelah melewati berbagai kegiatan bersama menjadi bagian yang tidak terlupakan bagi mahasiswa selama menjalankan pengabdian di Desa Sidorejo.

Momen tersebut menjadi gambaran bahwa KKN bukan sekadar pelaksanaan program pengabdian, tetapi juga menjadi proses membangun hubungan dan kebersamaan antara mahasiswa dengan masyarakat.

Rangkaian kegiatan KKN juga diwarnai dengan berbagai aktivitas kebersamaan dan kepedulian antarpeserta, mulai dari kegiatan makan bersama yang menjadi sarana mempererat hubungan antaranggota, penyajian nasi tumpeng sebagai bentuk syukuran dan kebersamaan, hingga kegiatan pendampingan dalam penanganan cedera mata yang dialami salah satu peserta. Berbagai momen tersebut tidak hanya menjadi bagian dari dokumentasi kegiatan, tetapi juga mencerminkan kekompakan, kepedulian, dan rasa kekeluargaan yang terbangun selama pelaksanaan KKN di tengah masyarakat.
Tiga Kelompok KKN Putra di Desa Slamparejo
Sementara itu, penarikan tiga kelompok mahasiswa KKN putra dilaksanakan di Desa Slamparejo. Kegiatan berlangsung di Balai Desa Slamparejo dan dihadiri oleh mahasiswa KKN bersama unsur pemerintah desa serta pihak terkait.
Kegiatan penarikan berlangsung secara tertib dan penuh keakraban. Mahasiswa mengikuti rangkaian kegiatan bersama pemerintah desa sebagai penutup masa pengabdian mereka di Desa Slamparejo.
Setelah menyelesaikan seluruh rangkaian kegiatan KKN, mahasiswa bersama pihak desa mengabadikan momen kebersamaan melalui foto bersama. Dokumentasi tersebut menjadi bagian dari kenangan mahasiswa selama melaksanakan pengabdian di Desa Slamparejo.

Salah satu rangkaian penting dalam kegiatan penarikan juga ditandai dengan penyerahan cenderamata sebagai bentuk apresiasi dan kenang-kenangan. Penyerahan tersebut mencerminkan hubungan baik dan kerja sama yang telah terjalin antara mahasiswa KKN dengan pihak Desa Slamparejo selama kegiatan berlangsung.

Melalui kegiatan penarikan ini, seluruh mahasiswa KKN secara resmi mengakhiri masa pengabdian di lokasi masing-masing. Baik lima kelompok putri di Desa Sidorejo maupun tiga kelompok putra di Desa Slamparejo telah melalui proses pembelajaran langsung di tengah masyarakat yang menjadi bagian penting dari pengalaman akademik dan sosial mahasiswa.

Menutup Pengabdian, Membawa Pengalaman
Kegiatan KKN menjadi salah satu bentuk pelaksanaan Tri Dharma Perguruan Tinggi, khususnya dalam bidang pengabdian kepada masyarakat. Kehadiran mahasiswa di tengah masyarakat memberikan ruang untuk mengimplementasikan pengetahuan yang diperoleh di bangku perkuliahan sekaligus belajar membangun komunikasi, kerja sama, dan kepedulian sosial.
Penarikan mahasiswa KKN di Desa Sidorejo dan Desa Slamparejo bukan sekadar menandai berakhirnya kegiatan di lapangan, tetapi juga menjadi momentum untuk membawa berbagai pengalaman dan pembelajaran yang telah diperoleh selama menjalankan pengabdian.
Dengan berakhirnya pelaksanaan KKN Tahun 2026 di Desa Sidorejo dan Desa Slamparejo, mahasiswa IAI Sunan Kalijogo Malang diharapkan dapat terus membawa semangat pengabdian dan memberikan kontribusi positif di tengah masyarakat.
